Postingan

Daun kan tetap gugur, walau mentari terus bersinar

Katakanlah pada bulan
Yang tetap bersinar walau kabut menutupi
Bagaimana Ia bisa tetap tegar? Meski bintang tak selalu di sisinyaKatakanlah pada daun di pagi hari
Bagaimana ia bisa menyimpan embun? Meski hujan tak selalu di sisinyaKatakanlah pada bunga di ujung jalan
Bagaimana ia bisa bermekaran? Meski tak satupun puji ia tuaiTuan telah pergi, kenapa tuan pergi?

Hidup itu seperti bola yang diputar

Hidup itu seperti bola yang diputar, bukan roda yang berputar.
Naik turun simbiosis hidup ini. Hubungan kita dengan orang lain mungkin hari ini adalah mutualisme, tapi tak pernahkah kita tahu, besok kita bisa menjadi parasit bagi orang lain
Kita bisa menjadi pemangsa hari ini, tapi tak pernahkah kita tahu, besok kita bisa menjadi mangsa
Hidup itu seperti bola yang diputar Tak hanya naik dan turun seperti halnya roda, kadang kita melupakan siapa seharusnya diri kita dan menjadi orang lain. Saat tengah menjalani hidup diatas dan dibawah, tiba-tiba kita merubah arah kita, berputar ke samping.
Bola. Hidup ini bola.  Aku pernah berputar ke depan hendak meraih cita-cita, dan mengajak kamu. Aku tetap dijalanku, tapi bersamamu. Kita berputar bersama, dan kita mampu mengangkat beban yang berat, dan maju bersama, iya bersama Aku pernah berputar ke depan, hendak meraih cita-cita, namun mengapa berat? Mengapa aku membelok? Mengapa kamu berputar arah? Mengapa???
Aku tidak bisa membelok bersamamu, tujuanku …

Tentang kamu

Terkadang lamunan kita membawa kita pada suatu arah. Entah memikirkan masa depan, atau terjebak masa lalu.

Tak lagi kulihat kau lempar pandanganmu padaku
Aku menunggu Aku masih menunggu

Tak kau lempar pandanganmu padaku Aku berharap Aku masih berharap
Aku berjarak beberapa meter didepanmu. Hei, aku sedang memandangmu!
Aku anti-amnesia padamu. Dulu sejauh apapun kita, hanya aku yg kau lihat Lihat aku, ingin beberapa detik saja pandangan kita berjodoh, seperti dulu. Ya, seperti dulu. Dulu.
Banyak yg berubah dalam dirimu, semuanya, kau telah bermetafora sesuka hatimu Tapi aku, aku tidak pernah pergi, aku terjebak dalam kepompong masa lalu!!! Tuhan, aku terjebak........
Aku mungkin sudah lama tahu, sesungguhnya kamu tak merindukan apa yang aku rindukan
Aku mungkin sudah lama tahu, kau telah pergi dari kepompong dan terbang menjadi kupu-kupu
Tapi tahukah kamu, sejak pertama kita bertemu hingga detik ini, kaulah alasanku tersenyum. Kaulah penyemangat hari-hariku, walaupun.....aku selalu tahu…